Mahfud MD : Sudah Ada Hukuman Mati Untuk Koruptor


Mekopolhukam, Mahfud MD setuju atas penerapan hukuman mati untuk para koruptor, sebab perilaku koruptif sudah merusak negara. Namun menurut Mahfud vonis tersebut sepenuhnya menjadi wewenang pengadilan.

Mahfud mengungkapkan, sebenarnya vonis hukuman mati bagi para koruptor sudah ada, meski hingga saat ini belum ada koruptor yang di vonis hukuman mati.

"Sebenarnya kan sudah ada ancaman hukuman mati kalau melakukan pengulangan dan atau melakukan korupsinya di saat ada bencana. Itu sudah ada, cuma kriteria bencana itu yang belum dirumuskan," ungkapnya di kantor Kemenkopolhukan (10/12).

Ia juga menilai, jika hukuman mati mau di terapkan, maka tidak perlu ada Undang-undang baru. Karena perangkat hukim terkait koruptor sudah ada.

Sebelumnya, jokowi mengakui belum ada hukuman mati bagi para koruptor. Karena di Undang-undang, hukuman mati di jatuhkan untuk koruptor dana bencana alam.

"Tapi sampai sekarang belum ada, tapi di luar bencana belum ada, yang sudah ada saja belum pernah diputuskan hukuman mati. UU ada belum tentu diberi ancaman hukuman mati, di luar itu UU-nya belum ada," ujar Jokowi, Senin (9/12/2019).

Hal itu di sampaikan Presiden Jokowi menyusul pertanyaan dari Harli siswa SMK 57 Jakarta. Ia menanyakan perihal kenapa pemerintah tidak tegas memberikan hukuman mati kepada para pelaku koruptor.

Sumber : suara.com