Minat Menjadi Panwascam Pilkada 2020 Lebih Banyak di Banding Pilpres dan Pileg

Elshinta
Minat untuk mendaftar sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk pemilihan kepala daerah 2020 di Sukoharjo Membludak.

Menurut catatan Bawaslu Sukoharjo, ada 201 pendaftar, 198 memenuhi syarat administrasi dan yang 3 tidak. Kemudian diantara 198 yang lolos administrasi, 196 lolos ke tahap berikutnya dan yang 2 tidak, karena usia belum memenuhi persyaratan.

Minat untuk melamar ini lebih banyak di banding pada pileg dan pilrpres lalu. Kabupaten Sukoharjo membutuhkan 36 orang Panwascam untuk 12 kecamatan.

Di kutip dari Elshintacom (04/11), Tes berikutnya adalah seleksi dengan computer assisted test (CAT) serta wawancara yang akan di laksanakan pada 15-17 Desember di SMK N 1 Sukoharjo, dan pelantikan rencananya akan di lakukan pada 20 atau 21 desember.

Uswatun Mufidah selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (Kordiv SDM) Bawaslu Kabupaten Sukoharjo menyampaikan, dari total pelamar, 60 mempunyai latar belakang pendidikan sarjana, sisanya adalah SMA dan ijazah kerja paket C.

Sedangkan Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto menambahkan, pendaftar yang terseleksi nantinya akan melalui tahapan tanggapan umum. Ditempelkan ditiap tiap desa untuk mendapatkan tanggapan masyarakat. Mengkritisi mereka yang terpilih dan menyampaikan laporan apabila tidak sesuai aturan.

Tanggapan bisa disampaikan melalui formulir yang disebar oleh Bawaslu. Sehingga warga masyarakat diminta pro aktif menyampaikan keberatan apabila panwascam yang lolos seleksi tidak memenuhi syarat. "Seperti misalnya anggota parpol jelas tidak boleh jadi panwascam," pungkasnya.