Semua Desa Sudah Terapkan Layanan Digital

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menunjukan penghargaan yang diterima dari Dewan TIK Nasional. Sumber Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Semua desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah telah menerapkan digitalisasi layanan pemerintah. Semua kebijakan pemerintah terhubung dengan internet dan semua kegiatan layanan dipantau langsung oleh pemerintah kabupaten dalam hal ini bupati. Kebijakan ini menjadikan Sukoharjo sebagai bintang empat Top Digital Awards 2019 yang diadakan oleh Dewan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Nasional.

Suyamto selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Sukoharjo, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten telah memulainya sejak 2014, di mana desa dan kecamatan diwajibkan menyediakan Wifi, dan semua perangkat harus melek teknologi. Kebijakan teknologi informasi terus dikembangkan oleh layanan digital, mulai dari administrasi kependudukan hingga pengembangan infrastruktur. Desa dapat mengakses kebijakan pemerintah kabupaten melalui internet.

"Misalnya, jika seseorang ingin mengurus surat administrasi kependudukan, itu sudah cukup di desa dan data akan terhubung ke Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil)," kata Suyamto, seperti di kutip dari Elshinta Senin (2/12).

Suyamto menjelaskan, capaian Kabupaten Sukoharjo dalam penerapan teknologi informasi untuk layanan masyarakat hingga tingkat desa di seluruh wilayah dinilai dari tiga aspek, yaitu kebijakan daerah, infrastruktur TIK dan aplikasinya. Layanan digital ini baru di miliki Kabupaten Sukoharjo di Indonesia. Mengenai keamanan data, ia juga memastikan bahwa server dikelola oleh pemerintah kabupaten, dalam hal ini Diskominfo dengan server cadangan utama di Surabaya, dan masih ada cadangan di Batam dan Jakarta.

"Data yang dimasukkan dalam sistem hanya dapat diakses dengan memasukkan NIK maupun kata kunci layanan yang ingin Anda akses," katanya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menambahkan, Kabupaten Sukoharjo dikategorikan telah memiliki tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi yang baik. Mendukung infrastruktur teknologi digital yang tersedia sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Kedepan, digitalisasi layanan untuk masyarakat akan terus ditingkatkan dan diperluas cakupannya. Tujuannya adalah untuk memudahkan warga mendapatkan layanan yang cepat, baik, dan transparan. "Desa dan kelurahan harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi untuk melayani," katanya.