Warga Demo PT RUM Dengan Bawa Kentongan Penanda Bau

Gambar by detik

Ratusan warga terdampak limbah PT RUM kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan PT RUM pada selasa (10/12).

Dengan membawa kentongan, mereka menutup pintu keluar/masuk perusahaan. Mereka menunggu perwakilan PT RUM untuk menemui para aksi unjuk rasa.

Dalam sepanduk yang di gelar para pendemo, mereka tetap menuntut bau yang meneror warga selama dua tahun segera hilang.

Di kutip dari Sukoharjonews, seperti di ungkapkan narahubung aksi, Hirman. Ada tiga tuntutan yang ingin di sampaikan, yang pertama menuntut penghentian pencemaran lingkungan oleh Pt Rum. Kedua, menuntut bupati Sukoharjo mencabut izin lingkungan PT RUM. Ketiga, Menuntut di hentikannya intimidasi oleh aparat TNI-POLRI dan Satpol PP terhadap mahasiswa dan warga luar kecamatan nguter yang ikut memperjuangkan warga terdampak PT RUM.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan. Aksi ini di kawal 327 personil dari TNI - POLRI.

Kapolres tetap menghimbau agar peserta tidak terprovokasi. Sesuai dengan UU No.9 tahun 1998, para pengunjuk rasa di beri izin sampai pukul 18.00 WIB.